Ciri-Ciri Penyebab Oli Bocor Pada Mobil Matic

Oli Bocor Pada Mobil Matic

Oli Bocor Pada Mobil Matic – Mobil bertransmisi otomatis atau kerap disebut mobil matik, kini menjadi pilihan sebagian besar masyarakat di perkotaan. Selain mengikuti perkembangan teknologi, mobil matik banyak dipilih lantaran dianggap tak melelahkan saat digunakan menembus kemacetan mengingat mobil matik tak perlu fungsi pedal kopling. Namun, penggunaan secara terus menerus mengakibatkan potensi terjadi kebocoran pelumas atau oli pada mobil matik.

Mobil Matic Mogok

Oli Bocor Pada Mobil Matic

Ini penyebabnya

Kebocoran oli pada mobil bertransmisi matik jangan dianggap remeh. Jika tak segera diperbaiki, rembesan oli akan menjalar ke bagian-bagian vital dan dipastikan akan merusak mesin. Kebocoran pelumas bisa bersumber dari oli transmisi atau dari oli mesin. Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal ini?

Solusi mengatasi kebocoran oli yang paling mujarab hanyalah dengan cara mengganti komponen yang menjadi sumber kebocoran. Tidak disarankan menambal komponen yang menjadi sumber kebocoran. Upaya menambal kebocoran hanya dilakukan jika dalam keadaan darurat. Kebocoran pada mobil bertransmisi otomatis tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi sewaktu-waktu. Ada beberapa penyebabnya. Paling banyak terjadi adalah akibat segel komponen yang sudah mengeras. Lapisan karet pada segel yang mengeras  menjadi kaku sehingga tidak bisa menahan oli. Umumnya, kondisi ini dialami  mobil yang sudah berumur tua. Kebocoran oli terjadi karena usia sehingga karet pada segel tidak lagi elastis.  

Penyebab lainnya adalah karena terjadi benturan pada komponen atau piranti matik. Saat  terjadi kecelakaan yang menyebabkan salah satu roda atau gandar terbentur, hal itu dapat memicu oli transmisi bocor. Oli transmisi memiliki satu dan tiga poros keluaran. Jika salah satu dari poros tersebut tersentak cukup keras dapat merusak segel dalam transmisi mobil matik.  

Penyebab lain terjadinya kebocoran oli adalah akibat kecerobohan saat perawatan atau proses perbaikan bagian tertentu yang tidak tepat.  Saat mobil jalani perbaikan terjadi pemuaian segel komponen transmisi karena proses sekuel perbaikan yang tak urut. 

Tak hanya soal kebocoran. Persoalan utama  mobil matik yang digunakan dengan frekuensi tinggi adalah daya tahan mesin. Perlu menjaga daya tahan mesin agar mobil tak mudah ngambek. Guna menjaga daya tahan mesin, harus memilih penggunaan pelumas yang tepat. Pilih pelumas yang mengerti kebutuhan mesin guna menjaga dan mempertahankan kinerja primanya. Disarankan menggunakan pelumas yang tak mudah beku dan mampu membantu mesin untuk segera bekerja optimal. Pelumas yang memiliki kemampuan terbaik seperti ini adalah pelumas berbahan ester seperti yang terdapat dalam oli X-TEN. Bahan ester mampu memproteksi mesin dari gesekan sisa pembakaran. Kemampuan bahan ester memproteksi mesin mampu meminimalkan terjadinya keausan mesin karena gesekan.

Penggunaan oli X-TEN dalam jangka waktu panjang, menyebabkan tingkat keausan mesin rendah sekitar di angka 5-10 persen saja, sehingga mesin tetap adem, tetap bersih, bertenaga, dan hemat bahan bakar. Selain itu mesin entengnya tahan lama dan waktu berkendara Anda lebih nyaman. Penggunaan oli X-TEN berbahan ester menjadikan tarikan mesin entengnya tahan lama. Oli X-TEN mempunyai ketahanan tinggi terhadap panas, sehingga performa mesin kendaraan tetap baik pada saat temperatur mesin tinggi. Penggunaan oli terbaik ini akan membantu mesin segera bekerja optimal walau mobil lama tak dinyalakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.