Mobil Matic Mogok? Begini Cara Mudah Mengatasinya!

Mobil Matic Mogok

Mobil Matic Mogok di jalan adalah nightmare” alias mimpi buruk bagi pengendara. Banyak hal yang jadi penyebab mimpi buruk ini. Mulai dari salah perawatan hingga kondisi mesin tak prima. Bagi pemilik mobil bertransmisi otomatis alias matik, mimpi buruk ini makin bertambah horor, karena tak seperti mobil manual, memindahkan mobil matik yang mogok, tak bisa asal dorong.   

Saat mogok, mobil dengan transmisi otomatis ataupun Continuously Variable Transmission (CVT) tak bisa serta merta dipaksa bergerak, karena sistem pelumasan oli gigi mobil matik menggunakan pompa. 

Dalam keadaan mesin mati, pompa oli pada mobil matik otomatis tidak bekerja mengalirkan pelumas ke sistem transmisi. Jika didorong dalam keadaan mati, maka sejumlah komponennya berpotensi rusak. . 

Mobil Matic Mogok

Mobil Matic Mogok

Dalam kondisi mogok, pengendara bisa memindahkan mobil matik dengan cara di-towing. Cara ini paling aman guna menghindari kerusakan mesin, karena semua bagian mobil yang mogok dinaikkan atau “digendong” ke atas kendaraan towing, sehingga terhindar dari kemungkinan berputarnya roda mobil matik dalam keadaan mesin mati.  

 

Cara lain adalah dengan diderek atau “diseret”. Untuk cara ini, pemilik mobil harus memperhatikan posisi roda yang terseret atau menyentuh aspal. Katrol mobil penderek harus mengangkat roda yang menjadi penggerak. Jika mobil menggunakan penggerak roda depan, maka bagian roda depan yang harus diangkat dan roda belakang yang terseret atau berada di aspal. Begitu pula sebaliknya jika mobil menggunakan sistem penggerak roda belakang. 

 

Agar tak melulu dikejar mimpi buruk bernama mogok, maka pemilik kendaraan harus mulai memperhatikan dan memanjakan mesin mobil. Salah satu bentuk kemanjaan yang diidamkan mesin mobil adalah penggunaan pelumas terbaik. Gunakan pelumas yang mengerti kebutuhan mesin guna menjaga dan mempertahankan kinerja primanya.  

 

Disarankan menggunakan pelumas berbahan ester yang mampu memproteksi mesin dari gesekan sisa pembakaran. Bahan ester dapat ditemukan dalam oli X-TEN. Kemampuan bahan ester memproteksi mesin mampu meminimalkan terjadinya keuasan mesin karena gesekan. Sehingga mesin awetnya tahan lama. 

 

Penggunaan oli X-TEN dalam jangka waktu panjang, menyebabkan tingkat keausan mesin rendah sekitar di angka 5-10 persen saja, sehingga mesin tetap adem, tetap bersih, bertenaga, dan hemat bahan bakar. 

Oli X-TEN untuk Mobil

Penggunaan oli X-TEN berbahan ester menjadikan tarikan mesin entengnya tahan lama. Oli X-TEN untuk mobil mempunyai ketahanan tinggi terhadap panas, sehingga performa mesin kendaraan tetap baik pada saat temperatur mesin tinggi. Penggunaan oli terbaik ini menghindari mobil gampang mogok dan Anda terhindar dari bermimpi buruk. 

 

Dan yang lebih penting, kandungan ester dalam oli X-TEN membuat olinya tahan lama. Sebab oli X-TEN untuk mobil bisa bertahan sampai pemakaian jarak 15.000 KM. Jadi ayo berkendara dengan aman dan nyaman menggunakan oli X-TEN!

Leave a Reply

Your email address will not be published.